Tambahkan Kesehatan Untuk Makan Daging Anda Selama Idul Adha

Memiliki tamu secara tradisional menjadi lebih penting selama liburan. Akibatnya, variasi dan rasa dari tabel meningkat, minyak ditambahkan ke daging untuk menambah rasa, nasi yang dimasak dengan kaldu, sup, makanan penutup mentega menyebabkan penambahan berat badan yang cepat dan peningkatan masalah kesehatan selama liburan. Dalam proses ini, perlu lebih memperhatikan aturan gizi seimbang agar tidak menemui gangguan kesehatan dan tidak menambah berat badan. Dyt dari Departemen Nutrisi dan Diet Rumah Sakit Memorial Ankara. Emine Yüzbaşıoğlu memberikan saran nutrisi untuk menghabiskan Idul Adha dengan cara yang sehat.

Tingkatkan konsumsi air dan aktivitas fisik

Melewatkan makan dan tidak membatasi konsumsi manisan untuk menghabiskan Idul Adha dengan cara yang sehat menyebabkan berat badan bertambah. Guna menjaga berat badan ideal saat berpesta, sebaiknya aktivitas fisik tidak terganggu, terutama jalan kaki. Perhatian harus diberikan untuk mengkonsumsi 2-2,5 liter air pada hari-hari libur, dimana konsumsi air menjadi lebih penting.

Tambahkan garam dan bumbu daging terakhir

Perlu kehati-hatian dalam mengonsumsi daging kurban dengan diistirahatkan selama 24 jam, bukan pada hari yang sama. Memanggang, menumis, dan memanggang harus diutamakan sebagai metode memasak yang sehat, dan menggoreng harus dihindari. Penggunaan lemak, yang sangat berbahaya terutama bagi kesehatan jantung, meningkat selama liburan. Jika daging yang Anda gunakan berlemak, sebaiknya minyak tidak ditambahkan saat memasak. Untuk meningkatkan asupan daging, hidangan daging harus lebih disukai dengan sayuran, dan sayuran yang akan ditambahkan harus digunakan mentah. Penting untuk menghindari menggoreng di semua area di dapur.

Daging, yang garam dan bumbu ditambahkan kemudian dan dimasak dengan api kecil, mempertahankan nilai gizinya dan tidak kehilangan khasiatnya.

Jangan membalik daging dengan garpu saat memasak

Untuk mengurangi efek karsinogenik dari daging panggang, daging harus dihindari terlalu banyak di atas api. Daging harus sering dibalik agar tidak mengering, dan garpu tidak boleh digunakan dalam proses ini. Daging kehilangan nilai gizinya karena akan ada kehilangan cairan dari lubang yang terbuka saat garpu digunakan Harus berhati-hati agar ada jarak 15 cm antara daging dan api.

Jangan tambahkan kaldu ke sup dan nasi

Konsumsi daging, yang dimulai dengan penyembelihan korban, berlanjut sepanjang pesta. Saat pesta, satu kali makan daging tidak boleh dikonsumsi pada siang hari, dan porsi daging yang dikonsumsi harus dibatasi. Tidak boleh dilupakan bahwa pemikiran "Saya tidak makan roti, saya boleh makan daging sampai kenyang" adalah salah. Mengkonsumsi semangkuk sup, salad hijau, dan 1-2 potong roti sebelum daging akan memudahkan dalam membatasi porsi daging.

Perlu diingat bahwa kandungan lemak pada kaldu dan kaldu tulang yang digunakan cukup tinggi, mengingat sehat, dan kaldu tidak boleh ditambahkan ke nasi atau sop, apalagi di hari raya dengan asupan kalori yang meningkat.

Coba trio salad daging dan buttermilk

Untuk menyeimbangkan asupan kalori, minuman asam harus dihindari bersama dengan daging, dan kolak rendah gula atau ayran harus lebih disukai daripada minuman ini. Ayran tidak boleh ditolak dengan gagasan bahwa yogurt mengurangi penyerapan zat besi, sebaliknya, salad harus ditambahkan untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Limun rendah gula buatan sendiri, kolak buah segar, dan teh herbal dingin juga merupakan minuman sehat yang bisa menemani santapan Anda selama pesta.