5 Saran untuk Melindungi Anak dari Dingin

Flu biasa terlihat rata-rata 6-8 kali setahun pada anak kecil dan 2-3 kali pada orang dewasa. Virus yang menyebabkan penyakit ini menyebar melalui kontak langsung dengan manusia atau menghirup tetesan yang melayang di udara. Saat cuaca mulai dingin, masyarakat harus menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan seperti sekolah, tempat kerja, kendaraan angkutan umum, kafetaria, dan hal ini mempermudah penyebaran virus. Spesialis dari Departemen Kesehatan dan Penyakit Anak Rumah Sakit Memorial Dicle. Dr. Ersin Gözkeser memberikan informasi tentang penyebab dan pengobatan flu biasa pada anak.

1- Jauhkan anak-anak dari lingkungan yang padat

Pilek meningkat pada periode yang lebih dingin, tetapi bukan karena dingin, tetapi karena mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan yang padat dan saling menulari dengan virus. Anak-anak tidak masuk angin atau flu, kecuali jika mereka terinfeksi. Oleh karena itu, meskipun anak-anak mengenakan pakaian yang terlalu tebal, mereka tidak dapat terhindarkan terkena flu selama mereka terinfeksi. Oleh karena itu, perlu diketahui bahwa pakaian yang tebal tidak menjadi pelindung terhadap masuk angin pada anak.

2- Ventilasi lingkungan dalam ruangan

Mereka yang batuk, bersin, dan demam tinggi disarankan untuk tidak tinggal di dalam rumah di mana anak-anak berada, tidak naik transportasi umum, melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan saat batuk atau bersin, dan istirahat di rumah selama sakit. Lingkungan dalam ruangan, terutama di mana anak-anak berada, harus sering berventilasi, mereka yang harus keluar rumah karena pilek dan flu harus berjalan-jalan dengan masker medis atau mencoba mencegah penyebaran virus dengan menutup mulut dan hidung mereka.

3- Beri anak pendidikan kebersihan

Gagang pintu, tombol elevator, pegangan tangga, tombol mesin ATM tunai, dan keranjang belanja di tempat kerja memainkan peran yang sangat penting dalam penularan virus antar manusia. Oleh karena itu, anak yang menyentuh tempat tersebut harus diajarkan untuk tidak menggosokkan tangan pada mulut, hidung dan mata, dan anak yang sakit harus memperhatikan kebersihan tangan dengan sabun dan membuangnya ke tempat sampah bekas tisu yang digunakan saat bersin dan bersin. membersihkan hidung, dan anak-anak harus diajari bersin ke siku tangan kiri jika tisu tidak tersedia.

4- Jika keluhan tidak berkurang, konsultasikan ke dokter.

Keluhan flu biasa diperkirakan akan hilang secara bertahap dalam waktu rata-rata 3-5 hari. Jika tidak ada pengurangan keluhan dalam 3-5 hari, sebaliknya, harus berkonsultasi dengan spesialis. Di lingkungan yang dilemahkan oleh virus, agen yang disebut infeksi oportunistik; Ini dapat menyebabkan masalah kesehatan penting seperti radang telinga tengah, faringitis, rinofaringitis, sinusitis, radang kelenjar getah bening leher, amandel, penyakit saluran pernapasan bagian bawah, bronkitis, pneumonia, eksaserbasi asma, nefritis dan penyakit rematik.

5- Lebih suka nutrisi sehat dan tidur daripada antibiotik

Pilek biasa adalah penyakit infeksi virus. Oleh karena itu, antibiotik tidak efektif dalam mengobati flu biasa. Tingkat keparahan infeksi bervariasi menurut agen, usia anak, alergi dan status gizi. Dengan demikian, faktor yang sama dapat menyebabkan gambaran klinis yang berbeda pada anggota keluarga. Komplikasi lebih sering terjadi pada anak-anak dengan malnutrisi, yang disebabkan oleh hubungan erat antara sistem kekebalan dan nutrisi. Selain nutrisi yang teratur dan sehat, dukungan yang diperlukan untuk sistem kekebalan akan diberikan dengan olahraga, istirahat, tidur dan semangat, dan sel-sel sistem kekebalan yang melawan infeksi akan menjadi kuat. Penggunaan vitamin tidak dianjurkan dalam pengobatan flu biasa.