Molase Dingin A Obat mujarab

Molase, yang memenuhi kebutuhan energi tubuh, memberikan perkembangan tulang karena kandungan zat besi dan kalsiumnya, dan baik untuk anemia. Saat dikonsumsi dalam cuaca dingin, molase memberikan keseimbangan panas tubuh dan memperkuat sistem kekebalan dengan kandungan antioksidannya. Dyt dari Departemen Gizi dan Diet Rumah Sakit Memorial Kayseri. Merve SarptaƟ Büyükince memberikan informasi tentang manfaat molase, makanan yang sangat diperlukan dalam cuaca dingin.

Penyimpanan energi molase berkalori tinggi

Molase, yang kandungan nutrisinya bervariasi sesuai dengan buah pembuatnya, merupakan sumber energi yang kaya akan karbohidrat di segala kondisi. Karena mengandung glukosa dan fruktosa, ia memasuki darah segera setelah dikonsumsi tanpa perlu dicerna. Ini adalah sumber vitamin dan mineral tingkat tinggi karena kandungan kalsium, kalium, magnesium, kromium, zat besi dan vitamin B (B1, B2, B3). Satu sendok makan (10 gram) molase memiliki rata-rata 15 kalori dan mengandung sekitar 1 mg zat besi dan 40 mg mineral kalsium. Seratus gram molase menyediakan sekitar 293 kalori energi.

Makanan alternatif bagi penderita alergi susu

Molase berenergi tinggi khususnya Ini adalah sumber makanan penting bagi anak-anak, atlet, ibu hamil dan menyusui. K di dalam tubuhMolase, yang menyediakan pembentukan sel-sel (sel darah merah), baik untuk anemia karena kaya akan zat besi. Ia memiliki fitur perlindungan terhadap penyakit berkat fiturnya yang memperkuat daya tahan tubuh dan sistem kekebalan tubuh. Ini adalah sumber kalsium yang baik untuk orang yang tidak bisa mengonsumsi susu (intoleransi laktosa dan alergi terhadap protein susu). Berkat fitur pembersihan darahnya, ini mencegah penyumbatan pembuluh darah dan mencegah pembentukan arteriosklerosis.

Diperlukan untuk pertumbuhan anak

Berkat mineral kaliumnya, molase, yang memiliki fitur penyeimbang tekanan darah, merupakan nutrisi penting untuk kesehatan kulit. Ini digunakan sebagai adjuvan dalam pengobatan eksim, psoriasis, jerawat dan penyakit kulit lainnya. Molase juga mengandung beberapa bahan kimia alami seperti fitoestrogen. Fitoestrogen adalah senyawa herbal yang dapat mengikat reseptor estrogen dan dapat mendukung pengobatan menopause. Molase, yang harus diberikan kepada anak-anak dalam usia bertambah, lemah, lemah dan kurang nafsu makan, memperkuat sistem kekebalan tubuh. Molase yang dikonsumsi hingga satu sendok makan per hari memenuhi 20% kebutuhan zat besi harian. Orang dewasa sebaiknya mengonsumsi 1-2 sendok makan sehari dan anak 1-2 sendok teh molase yang kaya akan kandungan nutrisi. Karena kandungan gula sederhananya yang tinggi, penderita diabetes harus menghindari konsumsi molase saja. Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 1 sendok makan tetes gula per hari, tidak setiap hari.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam konsumsi molase

  • Molase bahan makanan harus disimpan di lemari es (setelah dibuka). Secara tradisional, tetes tebu yang dibuat di rumah harus disimpan pada suhu kamar dan jauh dari sinar matahari.
  • Jika molase membeku, harus dicairkan dengan metode bain marie sebelum melebihi 70 derajat Celcius.
  • Molase tidak boleh terkena suhu tinggi.
  • HMF (hydroxy methyl furfural) yang terbentuk dalam molase yang dibuat dengan cara mendidih berlebihan dapat menimbulkan ancaman kanker. Untuk ini, perlu membeli molase dari tempat dan merek yang aman.
  • Konsumsi molase yang berlebihan dapat menyebabkan masalah seperti kembung dan diare pada sistem pencernaan.
  • Karena molase mengandung kalori dalam jumlah tinggi, konsumsinya yang berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan lemak di tubuh.
  • Molase yang diberikan kepada bayi selama transisi ke makanan tambahan harus dicampur dengan buah-buahan, bukan yogurt. Dengan cara ini bioavailabilitasnya (penyerapan zat besi) akan lebih tinggi.