Perhatikan 10 Tanda Kekurangan Vitamin!

Penting untuk mengonsumsi vitamin dengan benar dan dalam dosis yang tepat untuk melindungi kesehatan tubuh dan mental. Asupan vitamin yang tidak mencukupi yang mempengaruhi semua organ dan sistem dalam tubuh dapat bermanifestasi dengan gejala yang berbeda. Untuk melengkapi vitamin yang dapat dikonsumsi secara alami, berkonsultasi dengan dokter spesialis. Spesialis Penyakit Dalam dari Memorial Health Group memberikan informasi tentang gejala kekurangan vitamin.

Jaga tanda-tanda ini!

  1. Masalah penglihatan: Memiliki masalah penglihatan mungkin mengindikasikan kekurangan vitamin A dalam tubuh Anda. Vitamin A adalah jenis vitamin yang mendukung penglihatan normal dan malam hari. Xerophthalmia di mata pada defisiensi vitamin A; Dengan kata lain, masalah seperti kekeringan pada putih mata dan cormea ‚Äč‚Äčkarena kehilangan kecerahan dan rabun senja dapat terjadi.
  1. Kelelahan berkepanjangan: Kelelahan jangka panjang, kebingungan dan koordinasi fisik dalam tubuh dapat mengindikasikan kekurangan vitamin B1. Vitamin B1 merupakan vitamin esensial terutama untuk produksi energi otak.
  1. Retak di lidah dan kulit: Beberapa penyakit kulit dan gangguan sistem saraf bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin B6. Gejala seperti bibir dan lidah pecah-pecah atau eksim dapat mengindikasikan kekurangan vitamin B6 dalam tubuh. Dalam kekurangannya, pembaruan sel melambat dan masalah kulit seperti eksim dan peradangan dapat terlihat.
  1. Anemia: Terkadang anemia bisa menjadi tanda kekurangan vitamin. Asam folat adalah anggota dari keluarga vitamin B. Ini dikenal sebagai folat atau vitamin B9. Kekurangan vitamin B9 merupakan penyebab anemia pada tubuh. Ini adalah jenis vitamin yang memiliki tempat penting dalam sintesis DNA dan proses pembelahan sel.
  1. Kelelahan mental: Kelelahan mental yang berkepanjangan dapat mengindikasikan kekurangan vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 adalah suatu kondisi yang mempengaruhi kinerja mental. Kelelahan mental menyebabkan keterampilan intelektual melambat seiring waktu. Jika orang tersebut memiliki masalah jangka panjang seperti kelupaan, kehilangan ingatan, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, itu harus diperiksa dalam kaitannya dengan vitamin B12.
  1. Memar dan lebam yang mudah terjadi pada kulit: Terbentuknya memar pada tubuh dengan mudah atau munculnya memar dan bercak merah-biru pada kulit dapat menandakan kekurangan vitamin C. Karena dengan kekurangan vitamin C, tubuh menjadi tidak mampu membuat kolagen. Kegagalan memproduksi kolagen dapat menyebabkan berbagai jaringan di dalam tubuh mulai runtuh dan perbaikan jaringan terhenti.
  1. Sakit tulang:Kekurangan vitamin D dalam tubuh dapat bermanifestasi sebagai nyeri tulang dan osteoporosis. Nyeri tulang akibat kekurangan bisa dirasakan di seluruh tubuh. Nyeri ini juga bisa disertai kelelahan seiring berjalannya waktu.
  1. Kehilangan otot: Kelemahan dan kelemahan otot bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin E. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan kelemahan otot seiring waktu. Hilangnya massa otot, kelemahan otot dan masalah keseimbangan terkait mungkin ditemui.
  1. Pendarahan yang berlebihan:Pendarahan yang berlebihan di dalam tubuh mungkin disebabkan oleh kekurangan vitamin K. Periode menstruasi yang lama, gusi dan mimisan tanpa sebab, darah dalam urin atau feses juga bisa menandakan kekurangan vitamin K.
  1. Kuku dan rambut tak bernyawa:Masalah di area rambut dan kuku mungkin mengindikasikan vitamin H, juga dikenal sebagai kekurangan biotin atau vitamin B7. Ketombe, kerontokan, tidak bernyawa, rambut rusak; Perlu memperhatikan gejala seperti kerusakan cepat, pelunakan, bintik putih dan pertumbuhan kuku lambat.