Gastritis Terabaikan Menyebabkan Penyakit Serius

Gastritis, yang dapat memanifestasikan dirinya dengan gejala seperti rasa terbakar, nyeri dan bengkak di perut, berarti peradangan pada dinding bagian dalam perut. Masalah gastritis, yang pengobatannya diabaikan dan ditunda, dapat meletakkan dasar bagi penyakit serius yang dapat menyebabkan kanker. Spesialis dari Departemen Gastroenterologi Rumah Sakit Memorial Dicle. Dr. Remzi Beştaş memberikan informasi tentang gastritis.

Gastritis harus diobati sejak dini

Meskipun gastritis dapat dilihat pada semua usia, biasanya terjadi pada orang dewasa di usia dewasa. Akut, yaitu, mendadak dan kronis, gastritis yang berkembang perlahan diperiksa dalam 2 kelompok terpisah. Sedangkan alkohol, aspirin, obat penghilang rasa sakit dan stres sering kali menyebabkan gastritis akut; Penyebab paling penting dari gastritis kronis adalah bakteri berbentuk batang yang disebut helicobacter pylori, yang hidup di dinding bagian dalam lambung dan biasanya ditularkan dari air kotor pada masa kanak-kanak. Gastritis, yang menjadi masalah bagi banyak orang saat ini, dapat menyebabkan refluks empedu dan beberapa infeksi. Dalam kasus gastritis kronis yang tidak diobati, berbagai perubahan jaringan dapat terjadi di dinding bagian dalam perut dan dalam kasus ini, orang dengan kecenderungan genetik dan terpapar zat karsinogenik mempengaruhi perkembangan kanker.

Jika anda memiliki keluhan perut yang tidak kunjung sembuh ...

Walaupun gejala maag bervariasi dari satu pasien ke pasien lainnya, biasanya menimbulkan keluhan seperti mulas, nyeri, mual, muntah, kembung, sendawa, cepat kenyang, anoreksia dan rasa jijik karena makan. Pasien dengan keluhan seperti itu dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis.

Waspadai sakit perut yang parah!

Diagnosis gastritis dapat dibuat dengan mudah dengan melihat riwayat dan pemeriksaan pasien. Namun, jika rasa sakitnya parah pada pasien, jika ada mual dan muntah yang berlebihan atau terus-menerus, disertai dengan penurunan berat badan, jika tidak ada perbaikan meskipun menggunakan obat, atau jika keluhan ini baru-baru ini terjadi pada seseorang yang berusia di atas dari 55, pasien harus dievaluasi dengan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan terpenting ini adalah pencitraan bagian dalam perut dengan alat yang disebut endoskopi, yang memiliki kamera di ujungnya. Dengan cara ini, diagnosis yang benar dapat dibuat.

8 saran penting untuk pasien gastritis

Pengobatan penyakit yang paling penting terdiri dari perubahan gaya hidup, rekomendasi pola makan dan pengobatan. Rekomendasi diet untuk pasien ini;

  1. Kebiasaan makan cepat harus ditinggalkan,
  2. Makanan harus dikunyah dengan baik dan ditelan.
  3. Merokok dan alkohol harus dihindari,
  4. Jangan makan gorengan, makanan berlemak berlebihan dan makanan pedas,
  5. Hindari makanan seperti soudjouk, salami, sosis.
  6. Hindari makanan dan minuman yang sangat panas dan dingin
  7. Air harus dikonsumsi sebagai pengganti minuman berkarbonasi
  8. Ini harus diberi makan dengan banyak sayuran dan buah-buahan segar.

Pasien harus diberikan obat penekan asam dan antibiotik jika helicobacter pylori ditemukan positif. Gastritis adalah penyakit dengan prognosis yang baik yang biasanya berhasil diobati dengan pengobatan dan rekomendasi diet. Tindak lanjut rutin tidak boleh diabaikan.