Inkontinensia Urin pada Anak

Inkontinensia urin, yang umum terjadi pada masa kanak-kanak, merupakan masalah kesehatan penting yang penyebabnya harus diselidiki. Meski terkesan sederhana, hal itu bisa terjadi sebagai gejala penyakit penting.

Pengobatan penyakit juga penting secara sosial. Sebab bila masalah inkontinensia urin dibiarkan, dapat mengakibatkan kualitas hidup terganggu dan masalah kepercayaan diri pada anak.

Para ahli Departemen Kesehatan dan Penyakit Anak Rumah Sakit Memorial Kayseri memberikan informasi tentang masalah inkontinensia urin dan metode pengobatan pada anak.

Ini menyebabkan masalah sosial dan psikologis pada anak-anak

Membasahi biasa terjadi di masa kanak-kanak. Situasi ini dapat memanifestasikan dirinya hanya sebagai inkontinensia nokturnal atau inkontinensia urin baik siang maupun malam. Biasanya, anak-anak memberikan kontrol urin pada malam hari pada usia 4 tahun. Kontrol hari disediakan pada usia lebih dini. 15% anak usia 5 tahun dan 1% anak usia 15 tahun mengalami inkontinensia urin di malam hari. Setiap tahun, 15% anak dengan inkontinensia nokturnal sembuh secara spontan tanpa pengobatan apapun. Namun, masalah mengompol menimbulkan masalah sosial dan psikologis pada anak dan keluarganya selama ini. Situasi yang penting secara sosial ini menunjukkan perlunya pengobatan, meskipun itu bukan penyakit penting yang mendasari.

Masalah inkontinensia urin harus diperhatikan

Masalah inkontinensia yang dimulai sejak masa kanak-kanak seringkali diabaikan oleh keluarga. Namun, itu bisa menjadi gejala penyakit serius. Inkontinensia urin siang atau malam; Bisa dilihat bersamaan dengan penyakit seperti gagal ginjal, gangguan hormonal, infeksi saluran kemih, penyakit sistem saraf, diabetes, disfungsi kandung kemih. Oleh karena itu, tidak boleh dianggap enteng dan penyebabnya harus diselidiki.

Perawatan tidak boleh dipertimbangkan sebelum usia 5 tahun

Perawatan anak dengan enuresis nokturnal tidak boleh dipertimbangkan sebelum usia 5 tahun. Perlu dicermati apakah masalah ini disebabkan oleh penyakit lain pada anak yang rencananya akan diobati. Inkontinensia urin nokturnal harus diobati setelah dipastikan tidak ada kelainan anatomis atau infeksi saluran kemih dengan pemeriksaan urinalisis dan ultrasonografi.

Gaya hidup dan kebiasaan makan harus diubah

Perawatan obat untuk inkontinensia urin harus dipertimbangkan untuk anak di atas 8 tahun. Asupan nutrisi dan cairan harus diatur pada anak dengan masalah inkontinensia urin. 250 ml asupan cairan harus dipastikan 6-7 kali pada siang hari, dan asupan cairan harus dibatasi 2 jam sebelum tidur malam. Teh, kopi, dan minuman berkarbonasi sebaiknya tidak diberikan setelah makan malam. Dia harus dibantu untuk pergi ke toilet dengan interval 3 jam pada siang hari, perawatan harus diterapkan padanya jika ada masalah sembelit, dia harus dibangunkan dan dibawa ke toilet sebelum tidur dan 2 jam setelah tidur harus disediakan akses yang mudah ke toilet, hindari memakai popok, aktivitas fisik harus diatur dan posisi duduk yang lama harus dicegah.Percaya diri harus dijaga dengan menghindari hukuman. Tidak mengikat popok anak di malam hari adalah praktik yang lebih berguna bagi anak. Karena pengikatan popok menghilangkan kebutuhan anak untuk bangun di malam hari dan berdampak negatif pada proses perawatan.