Sunat Harus Dilakukan Dalam Kondisi Yang Tepat Di Tangan Spesialis

Sunat adalah salah satu titik balik terpenting dalam kehidupan anak laki-laki. Dalam hal kesehatan seksual anak di masa dewasa, sunat sangat penting dilakukan dengan ketelitian sebuah operasi.

Agar khitan menghasilkan cara yang sehat, sebaiknya dilakukan dengan intervensi bedah dalam kondisi ruang operasi. Karena sunat yang dilakukan di tangan yang belum berpengalaman dan dalam kondisi tidak steril menyebabkan disfungsi seksual dan masalah psikologis.

Pakar Departemen Urologi Rumah Sakit Memorial Kayseri memberikan informasi tentang masalah kesehatan yang mungkin disebabkan oleh sunat yang tidak dilakukan dalam kondisi yang sesuai.

Sunat adalah operasi, bukan prosedur sederhana

Sunat yang ideal adalah sunat yang dilakukan di lingkungan ruang operasi. Jika kondisi ruang operasi tidak terpenuhi, sunat sebaiknya dilakukan di lingkungan yang steril oleh petugas kesehatan dalam kondisi poliklinik. Pada penyunatan yang dilakukan dengan intervensi bedah, karena kulup diangkat sesuai kebutuhan, pertumbuhan dan perkembangan penis di usia lanjut berlanjut dengan normal.

Mempertimbangkan sunat sebagai prosedur sederhana membawa risiko kesalahan penyunatan. Sunat yang dilakukan dalam kondisi yang tidak tepat juga dapat menyebabkan beberapa penyakit menular akibat infeksi.

Praktik yang salah memengaruhi kehidupan seksual secara negatif

Ketika penyunatan tidak dilakukan oleh ahli bedah spesialis, masalah seperti pemotongan kulup lebih atau kurang dari yang diperlukan dapat terjadi. Meremehkan kulup dapat menyebabkan sisa kulit menutupi lubang kemih dan menyebabkan infeksi. Dalam kasus pemotongan kulup yang berlebihan, dapat menyebabkan nyeri saat ereksi, kelainan bentuk dan masalah dalam kehidupan seksual anak di masa dewasa. Orang yang melakukan penyunatan harus melakukan prosedur dengan sangat hati-hati, dengan mempertimbangkan kehidupan pribadi anak di masa depan. Dalam penyunatan tidak dilakukan oleh tangan-tangan yang berpengalaman; Risiko serius seperti kehilangan penis total atau hampir total, pemotongan kelenjar, sayatan saluran kemih, perdarahan, gangren penis dapat terjadi. Praktik yang salah juga dapat berdampak negatif pada perkembangan penis. Kista dapat terjadi karena cacat jahitan, masalah seperti fistula, meatitis, dan hilangnya sensasi dapat terjadi.

Sunat tidak diperbolehkan antara usia 2-6 tahun

Masa ideal sunat pada anak adalah masa bayi baru lahir. Jika tidak dilakukan selama periode ini, sunat bisa dilakukan hingga usia 2 tahun. Namun, sunat antara usia 2 dan 6 tahun tidak dianjurkan. Masa antara usia 2-6 tahun merupakan masa perkembangan psikososial pada anak dan merupakan proses pengenalan organ tubuh anak. Sunat yang dilakukan selama periode ini dapat menyebabkan trauma psikologis pada anak.