Jangan Biarkan Bayram Desserts Merusak Berat Ideal Anda

Tubuh menjadi cocok untuk menambah berat badan dengan perubahan pola makan setelah Ramadhan dan konsumsi makanan manis liburan yang berlebihan. Meja pesta yang disiapkan dengan makanan lezat dan makanan penutup yang dibuat dengan hati-hati bisa menggugah selera, tetapi beberapa tindakan pencegahan perlu diambil untuk menjaga berat badan ideal.

Dyt dari Departemen Gizi dan Diet Rumah Sakit Memorial Ataşehir. Pınar Yetimoğlu menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan dalam menu makanan pesta.

Hari pertama setelah Ramadhan penting

Orang yang menghabiskan Ramadhan dengan makan makanan seimbang mungkin telah menyelesaikan Ramadhan tanpa masalah berat badan; Namun, jika sudah terjadi kenaikan berat badan dan beberapa perilaku makan yang salah sudah menjadi kebiasaan, maka perlu berhati-hati tentang nutrisi selama hari raya. Karena penurunan jumlah makan dan penurunan laju metabolisme dengan Ramadhan, maka perlu dilakukan pembatasan konsumsi permen dan coklat agar tidak menambah berat badan.

Semoga sarapan yang meriah cocok untuk metabolisme Anda

Hari pertama pesta adalah yang terpenting dan harus dikelola dengan benar. Sekarang rutinitas normal telah dimulai, sarapan harus dilakukan di pagi hari dan hari itu harus dimulai. Sarapan pesta cukup ringan untuk mengimbangi metabolisme yang melambat; tetapi juga harus memiliki nilai gizinya yang tinggi. Masalah seperti kembung atau sembelit bisa saja terjadi, terutama di pagi hari. Untuk alasan ini, akan sangat bermanfaat untuk mengonsumsi 3-4 buah plum dengan 1 gelas air lemon hangat sebelum memulai sarapan. Tidak boleh ada gorengan, produk berlemak, dan kue kering di meja sarapan.

Jangan makan semua yang disajikan

Makanan manis yang mengandung karbohidrat tinggi memiliki ciri menambah berat badan dengan cepat. Oleh karena itu, terutama makanan manis jenis cake dan coklat harus dihindari selama kunjungan pesta. Sebaliknya, jika makanan penutup buah dan susu dikonsumsi sekali sehari dan dalam jumlah kecil, keduanya akan memenuhi keinginan manis dan menjadi pilihan yang lebih ringan.

Jalan kaki 30 menit membantu membakar kalori

Penting agar aktivitas fisik yang menurun selama bulan Ramadhan meningkat lagi seiring dengan lebaran. Jalan kaki ringan selama 30-40 menit sehari akan membantu menyeimbangkan kalori yang dikonsumsi setiap hari. Jika berenang memungkinkan, itu pasti harus dievaluasi dan laju metabolisme yang melambat dengan latihan aerobik harus segera ditingkatkan. Pada bulan-bulan musim panas, memilih udara terbuka di luar gym akan jauh lebih efektif dalam hal pembakaran lemak.

Anda bisa menyiapkan makanan penutup meriah yang tidak menurunkan berat badan.

Panggang 2 buah apel dengan 1 sendok teh kayu manis dan 1 gelas teh kenari dalam wajan sebentar sampai apel empuk. Lalu oleskan di dasar mangkuk yang akan disajikan dan biarkan dingin. Campur 2 cangkir susu rendah lemak (400 ml), 1 sendok teh tepung terigu, 1 sendok makan tepung terigu, 1 kuning telur, 1 sendok teh pemanis bubuk (kompatibel dengan panas) dan 1 bungkus vanili dalam panci. Ambil adonan seperti puding yang mengental ini dari kompor dan dinginkan dengan sesekali diaduk. Letakkan atau pecahkan 1 bungkus biskuit oatmeal diet di atas campuran apel yang dibiarkan dingin. Tambahkan puding dingin ke atas dan diamkan di lemari es selama 2 jam. Setelah dingin bisa disajikan dengan taburan filet almond, walnut, bubuk pistachio.