Pentingnya Kesehatan Mata pada Anak

Spesialis Penyakit Mata Rumah Sakit Memorial Op. Dr. Mustafa Temel memberikan informasi tentang penyakit mata yang umum pada anak dan tindakan pencegahan yang harus dilakukan.

Gangguan mata pada anak-anak bisa terjadi bahkan saat mereka berusia beberapa bulan. Masalahnya bisa diatasi dengan observasi keluarga yang cermat dan perawatan dari dokter yang akan mengikuti mereka. Terlambat dalam pengobatan dapat menyebabkan masalah kronis.

Penyakit mata di masa kanak-kanak juga bisa memengaruhi masa depan anak. Masalah penglihatan mempengaruhi 5-10 persen anak prasekolah dan 20-30 persen anak usia sekolah. Masalah mata yang tidak diobati dapat mempengaruhi kemampuan belajar, kepribadian, penyesuaian sekolah, dan dapat memperburuk penyakit dan masalah serius lainnya.

Ambliopia, mata silang, obstruksi duktus lakrimal, hiperopia, astigmatisme, konjungtivitis adalah penyakit yang paling umum pada anak-anak.

Mata malas

Amblyopia adalah suatu kondisi di mana retina tidak dapat belajar melihat karena kurangnya penglihatan yang jelas pada retina. Biasanya hal ini disebabkan oleh perbedaan jumlah cacat kacamata di antara kedua mata. Sangat-sangat sulit untuk mengatasi kemalasan, apalagi setelah usia 7 tahun. Untuk itu, mendeteksi mata malas pada usia yang sangat dini sangat penting dilakukan untuk mengatasi masalah penyebab kemalasan.

Mata juling

Mata juling bisa bawaan atau didapat. Pembedahan dini diperlukan bagi mereka yang sudah lahir sejak lahir. Di kemudian hari, bahkan kacamata pun terkadang cukup, asalkan mulai digunakan tepat waktu. Namun, terkadang operasi dan kacamata mungkin diperlukan dalam kasus seperti itu.

Konjungtivitis

Konjungtivitis sangat beragam, termasuk mikroba dan alergi. Mereka memberi gejala seperti berair, mengeram, gatal, perih, kemerahan. Jika tidak diobati tepat waktu, itu bisa menjadi kronis.

Gejala penyakit mata

  • Mata juling
  • Kelopak mata terkulai
  • Merobek
  • Burring
  • Pembengkakan
  • Jangan melihat dengan satu mata tertutup
  • Membaca terlalu dekat
  • Menonton TV dengan cermat
  • Jangan menyipitkan mata
  • Jangan lewatkan tempat belajar Anda
  • Menggunakan jari untuk menentukan tempat membaca
  • Performa rendah
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mual
  • Perilaku canggung
  • Perhatian
  • Jangan melihat dengan kepalamu ke samping
  • Sering menggaruk mata
  • Ketidakmampuan untuk memfokuskan pandangan meskipun bayi berusia 3 bulan
  • Jika ada penyakit mata yang serius dalam keluarga, perlu diperhatikan bahwa anak tersebut mungkin menderita penyakit mata.

Pemeriksaan rutin itu penting

Pengamatan keluarga pada masa prasekolah, para guru dan pendidik mengawasi anak-anak selain dari keluarga ketika mereka mencapai usia sekolah, membuat catatan tentang mereka jika perlu, memperhatikan perilaku yang tidak normal, memperingatkan keluarga ketika mereka melihat atau merasakan suatu Masalah tersebut akan sangat bermanfaat untuk membantu anak melakukan pemeriksaan mata.

Karena banyak masalah mata dimulai sejak usia dini, mata anak-anak harus diperiksa pada waktu-waktu tertentu. Sekalipun tidak ada masalah pada anak, pada bulan ke-6 pada usia prasekolah, pada usia 3 dan 5 tahun dan pada musim panas sebelum sekolah; Juga pantas untuk melakukan pemeriksaan mata setiap 2 tahun selama sekolah. Tentu saja, periode ini tidak diharapkan jika ada masalah.

Metode pemeriksaan mata

Selama pemeriksaan mata anak, berbagai alat pemeriksaan seperti pena lampu, biomikroskop, refraktometer terkomputerisasi digunakan. Pemeriksaan dilakukan dengan bius total jika perlu. Anak usia 2-3 tahun sekarang bisa mengekspresikan banyak hal. Setelah usia ini, penglihatan anak seringkali dapat dideteksi dengan baik. Keluarga umumnya berpikir bahwa hanya ketajaman visual, yaitu kemampuan membaca benda kecil dan huruf, yang merupakan ukuran kesehatan mata. Faktanya, tidak hanya ketajaman visual tetapi juga banyak masalah lain yang diselidiki selama pemeriksaan mata. Terkadang, pemeriksaan yang lebih rinci mungkin diperlukan dengan menggunakan obat tetes mata.