4 Peringatan Untuk Ramadhan yang Sehat

Bulan Ramadhan semakin dekat. Penting untuk memperhatikan aturan kesehatan umum untuk melewati periode di mana kebiasaan makan berubah selama 30 hari dengan cara yang sehat.

Dalam tabel buka puasa dan sahur, ukuran seperti preferensi makanan ringan kaya serat daripada makanan berat dan berlemak, konsumsi air putih, ayran dan air mineral sebagai pengganti teh dan kopi, yang meningkatkan rasa haus, menonjol di periode ini. Spesialis dari Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit Memorial Kayseri. Dr. Muharrem İngeç memberikan informasi tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk Ramadhan yang sehat.

Perhatikan diet yang memadai dan seimbang!

Perhatian harus diberikan pada nutrisi yang cukup dan seimbang selama Ramadhan. Karena peningkatan jumlah panas dan kelembapan, maka perlu minum 2-2,5 liter air antara buka puasa dan sahur untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Konsumsi teh dan kopi yang meningkatkan kebutuhan cairan dalam tubuh harus diminimalkan. Cola, minuman berkarbonasi, dan jus buah siap pakai dengan kandungan gula tinggi harus ada dalam menu. Terlebih mereka yang memiliki masalah berat badan dan gula darah tinggi dianjurkan untuk lebih memilih ayran dan air mineral untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh daripada minuman seperti jus buah instan saat Ramadhan.

Siapa yang tidak bisa berpuasa?

  • Puasa sepanjang hari mengganggu keseimbangan gula darah. Penderita diabetes harus diberi makan 3 makanan utama dan 3 makanan ringan sehari. Penderita diabetes yang berisiko hipoglikemia yang ingin berpuasa harus meminta nasihat dari dokter mereka.
  • Puasa bagi mereka yang mengalami gagal ginjal menyebabkan masalah. Fungsi ginjal pasien ini terpengaruh secara merugikan karena kehilangan cairan. Orang-orang yang berada di ambang gagal ginjal juga harus bertindak atas anjuran dokter mereka untuk berpuasa.
  • Orang dengan penyakit kronis, terutama hipertensi dan penyakit jantung, sebaiknya menggunakan obat di antara jam-jam tertentu. Puasa tidak dianjurkan pada kelompok pasien ini tanpa mendapatkan pendapat dari dokter spesialis.
  • Ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan tentang berpuasa untuk kesehatan dirinya dan bayinya.

Makanan berlemak berlebihan sebaiknya tidak dikonsumsi

Selama Ramadhan, durasi puasa juga diperpanjang karena siang yang semakin panjang dan malam yang semakin pendek. Tidaklah sehat untuk tidak makan atau minum air dan tidur saat sahur. Karena gula darah turun selama periode ini karena kelaparan, masalah kelelahan bisa muncul di siang hari. Oleh karena itu, sahur tidak boleh dilewatkan begitu saja. Dalam makanan ini yang menggantikan sarapan; Keju dengan sedikit garam, yoghurt dan susu skim, hidangan sayur dengan minyak zaitun yang mudah dicerna dan sup yang tidak terlalu berlemak dapat lebih disukai. Terutama mereka yang punya masalah lapar di siang hari sebaiknya menghindari makanan berlemak dan asin yang berlebihan saat sahur.

Makanlah porsi kecil perlahan saat buka puasa

Makanan sebaiknya tidak dikonsumsi dengan cepat untuk menghilangkan keinginan makan berlebihan dengan cara mengeluarkan hormon yang menyebabkan rasa kenyang setelah 20 menit setelah puasa jangka panjang. Makanan yang berlebihan dan cepat saji dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan yang penting, terutama serangan jantung. Sup, sayur, dan salad harus ada terlebih dahulu di meja buka puasa. Anda harus memulai puasa dengan keju, tomat dan zaitun dan dilanjutkan dengan makanan ringan seperti sup. Makanan berlemak berlebihan sebaiknya tidak disukai. Jika makanan seperti itu akan dikonsumsi, porsinya harus minimal.

Untuk Ramadhan yang sehat ...

  1. Selama Ramadan, makanan yang dipanggang, direbus, dan dipanggang harus lebih disukai. Makanan yang dipanggang dan digoreng harus dihindari. Jangan makan makanan penutup goreng, pasta, nasi dan adonan dengan sirup.
  2. Olahraga ringan seperti jalan kaki sebaiknya dilakukan tepat setelah buka puasa daripada menghabiskan waktu dengan duduk diam dan tidur. Dua jam setelah buka puasa, 1 porsi buah harus dikonsumsi dengan susu atau yogurt dan camilan harus dibuat.
  3. Masalah sembelit bisa terjadi selama Ramadhan karena perubahan pola makan dan konsumsi cairan yang rendah. Oleh karena itu, konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian dan makanan dengan kandungan serat yang tinggi harus diperhatikan.
  4. Makanan ringan atau sup bisa lebih disukai untuk sahur, seperti pada makan pagi. Makanan rendah lemak yang tidak melelahkan perut harus diutamakan.