Bahkan Jamur Bisa Menuntun Anda ke Kegagalan Organ

Di negara kita, di mana kebiasaan memetik jamur dari alam dan makan adalah hal yang biasa, banyak orang meninggal setiap tahun karena keracunan jamur. Di antara ratusan jenis jamur yang tumbuh di hutan, selain yang bisa dimakan, juga cukup banyak ditemukan jenis jamur beracun. Namun, hampir tidak mungkin untuk membedakan jamur beracun dari jamur lainnya. Ahli Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Memorial Şişli memberikan informasi penting tentang keracunan jamur dan tanggapan pertama yang akan diterapkan.

Bahkan 1 kilogram jamur yang bisa dimakan sudah cukup untuk meracuni Anda.

Jamur liar selain jamur yang dibudidayakan dapat menjadi racun karena toksinnya. Tidak diketahui apakah jamur itu beracun atau tidak karena sifat-sifatnya seperti warna dan ukurannya. Definisi yang dikenal luas di masyarakat, “Jika warnanya berubah menjadi perak saat ditusuk garpu setelah dimasak, itu beracun” sayangnya tidak tepat. Bahkan orang yang berpengalaman pun tidak bisa membedakan antara jamur beracun. Bahkan satu jamur beracun yang dicampur dengan jamur yang dapat dimakan dapat menimbulkan akibat yang sangat menyakitkan. Untuk itu, jamur jenis ini tidak boleh dikonsumsi dengan cara apa pun.

Gejala muncul dalam 12 jam

Di lingkungan yang lembab, jamur liar yang tumbuh di tepi pohon mungkin tidak menunjukkan gejala setelah dimakan. Periode ini bisa memakan waktu dari 6 jam hingga 12 jam. Pada akhir periode ini, keluhan sederhana seperti mual, muntah, sakit kepala dan kelemahan diamati. Keluhan ini harus menjadi peringatan bagi orang yang makan jamur dan orang tersebut harus berkonsultasi ke puskesmas secepatnya. Proses ini dapat menyebabkan seseorang mengalami gagal ginjal, gagal hati, atau bahkan kematian dalam waktu 3-4 hari. Oleh karena itu, periode ini sangat penting. Program pertukaran darah yang disebut "pheresis" diterapkan pada orang yang datang ke rumah sakit dengan gejala pertama. Sebagian darah orang tersebut dialirkan melalui mesin. Bagian sel, sel darah merah dan sel darah putih dipisahkan di filter dan diberikan kembali kepada pasien. Bagian yang bebas sel akan dibuang dan darah baru diberikan kepada pasien. Prosedur ini diterapkan 1 atau 2 kali sehari tergantung dari kondisi klinis pasien. Meskipun demikian, jika gejalanya tidak hilang, proses transplantasi segera dimulai.

Langkah-langkah ini menyelamatkan nyawa!

  • Kecuali jamur yang dibudidayakan, jangan mengkonsumsi jamur liar yang tumbuh di hutan.

  • Pertama-tama, ingatlah bahwa Anda sedang makan jamur. Anda harus memberi tahu dokter Anda bahwa Anda makan jamur sehingga gejala sederhana yang akan Anda alami dalam situasi kemungkinan keracunan tidak tertukar dengan penyakit lain.

  • Jika terjadi gejala ringan seperti mual, muntah, pusing, ajukan permohonan ke fasilitas perawatan kesehatan terdekat yang mampu melakukan transplantasi organ hidup-untuk-hidup. Pasalnya, mengingat pasien berada sekitar 5 hari setelah gejala tersebut terlihat, maka perpindahan pasien antar rumah sakit akan membuang-buang waktu.

  • Anda harus memberikan analisis yang baik kepada rumah sakit. Kapan Anda makan jamur dan kapan gejala mulai muncul sangat penting dalam hal arah pengobatan.