Memperkuat sistem kekebalan untuk melindungi dari virus korona baru

Virus corona baru terus menyebar dengan cepat di negara kita. Banyak orang mengambil tindakan pencegahan pribadi untuk menghindari penyakit, tinggal di rumah atau menghindari kontak dengan orang-orang di sekitar mereka. Sangat penting untuk memperkuat sistem kekebalan untuk melindungi diri dari epidemi ini. Lalu apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita dan tetap sehat dan bugar saat istirahat di rumah? Dyt dari Departemen Gizi dan Diet Rumah Sakit Memorial Bahçelievler. Aslıhan Altuntaş memberikan informasi tentang rekomendasi nutrisi untuk melawan virus corona.

Di masa sekarang ini ketika wabah penyakit semakin meningkat maka perlu dilakukan isolasi sosial terlebih dahulu, terutama untuk memperhatikan kebersihan tangan dan kemudian menjaga daya tahan tubuh kita tetap kuat.

Sistem kekebalan adalah sistem sempurna yang organisme manusia berevolusi selama jutaan tahun melawan mikroorganisme. Ini hanya bekerja dalam dua cara. Sistem kekebalan alami adalah struktur yang mengenali berbagai molekul patogen dalam mikroorganisme dan diaktifkan sesuai dengan itu. Sebaliknya, sistem kekebalan yang didapat adalah sistem yang bekerja melalui limfosit, memiliki memori dan memiliki kemampuan untuk mengenali diri sendiri. Kedua mekanisme ini merespons bahaya eksternal pada tubuh manusia dan bekerja untuk menjaga kesehatan tubuh. Karena virus corona membawa masalah kesehatan yang serius, sangat penting untuk mengambil tindakan perlindungan untuk sistem kekebalan.

Nasihat nutrisi untuk menjaga sistem kekebalan Anda tetap kuat dan tetap sehat

  • Gerakan berkurang selama waktu dihabiskan di rumah, dan makanan yang tidak sehat juga menyebabkan penyakit. Untuk alasan ini, konsumsi makanan penutup harus dibatasi dan makanan yang didefinisikan sebagai junk food, makanan siap saji, produk olahan, dan makanan cepat saji tidak boleh dikonsumsi.
  • Karbohidrat sederhana (tepung putih, gula dan makanan manis, minuman bersoda) melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga konsumsinya harus dibatasi.
  • Makanan yang memberi energi seperti madu dan molase dapat dikonsumsi sebanyak 1-2 sendok makanan penutup setiap hari jika tidak ada masalah kesehatan, dan orang tersebut dapat memenuhi kebutuhan makanan penutupnya dari sini.
  • Tidak boleh dilupakan bahwa buah juga mengandung gula sederhana. Mengonsumsi buah terlalu banyak tidak cocok dalam proses ini seperti pada hari-hari lainnya. Konsumsi buah sebaiknya dibatasi 1-2 porsi sehari. Misalnya vitamin C dari 2 buah jeruk dapat diambil dari 3-4 buah paprika hijau. Untuk alasan ini, asupan vitamin dan mineral yang lebih seimbang harus dilakukan daripada mengonsumsi gula secara berlebihan. Buah itu sendiri harus dikonsumsi dengan daging buahnya, bukan jus buahnya. Dengan demikian, asupan nutrisi yang diperlukan disediakan untuk meningkatkan bakteri menguntungkan yang akan memperkuat kekebalan.
  • Sayuran harus dipilih dari kelompok makanan yang akan memberikan lebih banyak vitamin, mineral dan fitokimia. Sayuran musiman harus didiversifikasi dan dikonsumsi. 2-3 porsi sayuran sehari juga harus ada di meja Anda. Brokoli, lobak, kubis, bawang merah, dan bawang putih adalah sayuran yang secara khusus memperkuat kekebalan.
  • Konsumsi air adalah suatu keharusan seperti biasa. Minimal 2 liter air harus diminum sehari.
  • Teh herbal harus dievaluasi secara individual untuk setiap individu. Teh herbal tidak berarti sehat. Dalam proses ini, linden, sage, rosehip, teh putih, teh hijau, teh kembang sepatu bisa lebih disukai. Jika orang tersebut memiliki masalah kesehatan, sebaiknya tidak dikonsumsi tanpa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
  • Probiotik dan prebiotik juga harus dimasukkan dalam makanan sehari-hari untuk memperkuat kekebalan. Untuk ini, 1 mangkuk yogurt dan 1 gelas kefir harus dikonsumsi setiap hari.
  • Biji labu kaya akan seng. Kacang lain juga penting untuk asupan vitamin E dan mineral, sebanyak 1 genggam bisa dimakan sehari.
  • Itu juga dapat memperkuat sistem kekebalan dengan memanfaatkan kekuatan rempah-rempah. Terutama kunyit, lada hitam, jahe, lada merah merupakan bumbu yang menunjang kekebalan tubuh. Dapat dikonsumsi dalam makanan atau dicampur dengan yoghurt dan dikonsumsi hingga 1 sendok teh sehari.
  • Selain nutrisi tersebut, suplemen nutrisi seperti elderberry hitam, beta glukan, dan propolis dapat dipilih setelah berkonsultasi dengan ahlinya.

Perhatian harus diberikan untuk tetap aktif secara fisik selama periode ini. Ketidakaktifan harus dihindari dengan melakukan latihan ringan di siang hari.