Rekomendasi Memberi Perasaan Penuh Saat Puasa

Rasa lapar dan haus yang lama selama Ramadhan dapat menyebabkan energi rendah, sembelit dan bahkan pingsan di siang hari. Sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang tepat dalam jumlah yang sesuai saat sahur dan buka puasa agar seseorang merasa nyaman saat berpuasa. Para dokter dari Departemen Gizi dan Diet Rumah Sakit Memorial Şişli memberikan saran untuk bulan Ramadhan yang sehat.

Jangan berpuasa tanpa kedengkian karena tidur saya akan terganggu

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan selama Ramadhan adalah tidak bangun untuk sahur atau makan lagi sebelum tidur agar tidak mengganggu tidur. Kedua situasi tersebut membebani tubuh dan mengganggu keseimbangan sistem pencernaan. Saat berpuasa, seseorang harus bangun untuk sahur. Ringan dan mudah dicerna, tetapi makanan yang mengenyangkan harus dikonsumsi saat sahur. Telur, jenis keju yang tidak terlalu asin, susu (tanpa laktosa jika berbentuk gas), dan roti atau roti panggang dari gandum adalah pilihan terbaik untuk disukai di meja sahur. Karena buah zaitun adalah makanan yang asin, buah ini dapat menyebabkan rasa haus di siang hari, jadi sebaiknya dikonsumsi tanpa garam atau kenari sebaiknya lebih disukai. Makanan yang terlalu asin akan membuat Anda haus di siang hari; Tidak boleh dilupakan bahwa terlalu banyak gula dan makanan pastry akan lebih mudah membuat lapar.

Simpan yoghurt, tzatziki, dan buttermilk di atas meja Anda

Seseorang seharusnya tidak terburu-buru saat berpuasa. Makanan cepat saji harus dihindari, makanan harus dikunyah secara menyeluruh dan tidak boleh dibebani dengan makanan yang tiba-tiba. Setelah berbuka puasa dengan 1 buah kurma atau zaitun, harus dilanjutkan dengan kuah yang tidak terlalu berlemak dan asin. Kelebihan makanan mendadak setelah lapar sepanjang hari dapat menyebabkan masalah perut dan usus. Untuk itu makan harus diberi sedikit istirahat. Setelah beberapa saat, makan harus dilanjutkan dengan minyak zaitun ringan, salad, dan hidangan daging atau sayuran tanpa lemak. Yoghurt, tzatziki atau ayran tidak boleh hilang dari tabel. Perhatian harus diberikan untuk menghindari makanan berlemak berat, gorengan, jenis pastry seperti pastry dan makanan penutup dengan kandungan gula tinggi di meja buka puasa. Pita yang merupakan bumbu tradisional bulan Ramadhan bisa dikonsumsi dalam 1-2 potong. Setengah jam berjalan 1 jam setelah makan akan membuat orang tersebut merasa lebih baik dan membantu mereka mencerna apa yang mereka makan.

Setelah berbuka puasa, bersantailah dengan teh herbal

Terlalu banyak makan saat berbuka puasa setelah lapar sepanjang hari seringkali menyebabkan masalah perut dan gangguan pencernaan. 1 cangkir teh adas untuk dikonsumsi setelah buka puasa melemaskan otot-otot dalam sistem pencernaan, memperlancar pencernaan, dan membantu meringankan masalah seperti mulas dan kembung yang mungkin terjadi setelah berbuka puasa. Ini juga merilekskan perut dengan mengurangi pembentukan gas. Selain efek pencernaannya, adas juga efektif untuk sakit kepala setelah lama lapar. Setelah buka puasa, gula darah mulai naik dengan cepat. Menambahkan batang kayu manis ke teh herbal mencegah gula darah naik. Teh chamomile merupakan teh herbal yang disukai baik untuk sahur maupun berbuka karena efeknya yang menenangkan. Saat dikonsumsi saat sahur, ada baiknya Anda tidur lebih nyenyak setelahnya. Selain itu dapat diseduh dengan adas karena memiliki sifat penenang perut seperti adas. Keluhan yang paling sering dialami oleh sebagian besar orang, terutama mereka yang memiliki perut sensitif, adalah kram perut dan kejang setelah buka puasa. Gas dan kejang yang terjadi saat makanan berat dalam jumlah besar masuk ke perut, yang tetap kosong sepanjang hari, dapat diatasi dengan bantuan teh mint medis untuk dikonsumsi setelah buka puasa. Selain itu, tidak boleh dilupakan bahwa metode paling ideal saat menyeduh teh herbal adalah dengan memilih jamu asli, tambahkan air mendidih dan seduh selama 10 menit.

Seimbangkan gula darah Anda dengan air kayu manis

Salah satu masalah terpenting saat berpuasa adalah konsumsi cairan yang cukup. Untuk menjaga keseimbangan panas tubuh dan untuk mengkompensasi cairan yang tidak bisa diminum di siang hari, banyak cairan harus diminum selama periode antara buka puasa dan sahur. Selama periode ini, 1-2 gelas air harus diminum per jam. Merendam beberapa batang kayu manis, daun mint segar, dan irisan lemon dalam kendi berisi air di siang hari memberikan keseimbangan gula darah dan merupakan alternatif yang baik bagi mereka yang lalai minum air saja. Selain air, teh herbal, buttermilk, air mineral, limun tanpa pemanis, dan kolak juga bisa disukai. Mencampurkan ayran dengan air mineral tanpa rasa menggantikan mineral yang hilang oleh tubuh sepanjang hari. Selain itu, sup dingin yoghurt dan tzatziki harus dimasukkan ke dalam menu buka puasa dengan sifat mendinginkan dan mengenyangkan.

Taburkan kayu manis pada buah Anda

Setelah berbuka puasa, rasa tradisional Ramadhan sebaiknya lebih disukai untuk hidangan penutup seperti puding mawar, puding beras, puding, dan es krim. Salad, yang terbuat dari buah berserat dan rendah gula seperti nanas, keduanya memenuhi kebutuhan vitamin dan memuaskan keinginan untuk hidangan penutup. Setelah berbuka puasa, taburan bubuk kayu manis pada buah-buahan dalam camilan juga menyeimbangkan gula darah.

Berhati-hatilah jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang kronis

Orang yang ingin berpuasa tetapi memiliki gangguan kesehatan (penderita diabetes ketergantungan insulin atau penderita gula darah tidak stabil, penyakit ginjal dan hati kronis, penderita tekanan darah, ibu hamil dan menyusui serta anak kecil) harus berkonsultasi dengan dokter.