Cedera Leher dan Tulang Belakang Akibat Backpacking

Spesialis dari Departemen Terapi Fisik dan Rehabilitasi Rumah Sakit Memorial. Dr. Rıza Nejat memberikan informasi tentang "Cedera leher dan tulang belakang akibat tas punggung".

Ransel, jika digunakan dengan tepat, adalah cara yang paling nyaman, populer dan praktis untuk membawa buku dan perlengkapan sekolah bagi anak sekolah. Tas ransel dirancang untuk mendistribusikan beban pada otot-otot tubuh yang kuat. Keluarga harus menanyakan apakah ada nyeri di leher dan punggung anak-anak mereka secara berkala, dan jika ada mati rasa dan kesemutan di tangan serta nyeri, mereka harus berkonsultasi dengan spesialis.

Jika tas punggung tidak digunakan dengan tepat, anak-anak dapat mengalami nyeri dan mati rasa karena berbagai cedera otot, sendi, dan saraf.

  • Nyeri punggung bawah: Terutama bila tali tasnya panjang dan longgar, pusat gravitasi tubuh bergeser ke punggung, menyebabkan ketegangan berlebihan dan nyeri pada otot pinggang, jika tidak diperhitungkan, nyeri punggung bawah akibat hiperlordosis terjadi pada usia lanjut.
  • Sakit punggung: Jika tasnya berat dan / atau menggunakan tali bahu satu sisi, hal itu menyebabkan otot tegang. Tas yang dibawa dengan satu tangan atau bahu dapat menyebabkan gangguan postur tubuh seperti tekukan ke kanan atau ke kiri pada tulang belakang (skoliosis), terutama pada usia ketika leher meningkat pesat.
  • Nyeri bahu: Tali bahu di tas lebar dan lembut, yang membantu mendistribusikan beban secara merata di bahu, tali bahu yang sempit dan keras menyebabkan gangguan peredaran darah dan nyeri akibat beban pada titik-titik otot tertentu.
  • Nyeri di Tangan dan Lengan: Jika tali bahu tas tipis dan tas berat, nyeri dan mati rasa terlihat sebagai akibat dari kerusakan saraf yang menuju tangan dan lengan dengan tekanan pada saraf.
  • Leher - sakit kepala: Dalam kasus membawa tas yang berat atau membawa satu sisi, ketegangan pada otot leher, nyeri di leher dan ketegangan dapat menyebabkan sakit kepala.
  • Nyeri di kaki: Terutama saat membawa tas punggung yang berat dan tidak sesuai serta menaiki tangga atau tangga, ketegangan dan nyeri dapat terlihat pada otot kaki.

Poin yang perlu dipertimbangkan untuk mencegah cedera terkait ransel

  • Tas ransel harus ringan: Tas ransel tidak boleh melebihi 10-15% dari berat anak. Artinya untuk anak SD pembelajaran 3-5 kg ​​keatas maksimal 8 kg.
  • Jika beban anak akibat sekolah berat, maka harus dicari cara untuk meringankannya dengan berbicara kepada guru atau pihak administrasi sekolah.
  • Barang yang berat di tas ransel bisa diletakkan di sisi tas menghadap ke belakang, barang ringan bisa diletakkan di sisi jauh dari belakang, barang kecil dan ringan bisa diletakkan di kantong tas, beratnya harus merata di kanan dan kiri tas.
  • Selalu sesuaikan tali pengikat dengan memasangnya dengan benar di atas bahu, dan setiap kali beban ditambahkan, periksa kembali pengaturan selempang dan pastikan beban cukup ditopang.
  • Latih anak Anda untuk menggunakan tas punggung dengan benar. Menginformasikan tentang kerusakan yang disebabkan penggunaan yang tidak tepat pada leher dan tulang belakang.
  • Saat membawa tas punggung, peringatkan si kecil untuk membiasakan diri berdiri dengan benar, selain itu pastikan mereka aktif atau berolahraga agar otot leher dan punggungnya tumbuh dan kuat.

Poin-poin yang harus diperhatikan dalam pembelian dan penggunaan tas punggung:

1. Memilih Tas yang Cocok:

  • Pilih tas punggung dengan strap lebar dan bantalan bahu yang bagus, yang tipis menyebabkan gangguan peredaran darah dan nyeri akibat tekanan berlebihan pada titik-titik tertentu pada bahu.
  • Pilih tas punggung dua sisi, tas punggung satu sisi tidak dapat mendistribusikan beban secara merata.
  • Alas belakang harus bagus, untuk yang tipis, benda keras di tas atau pojok buku terganggu karena tenggelam ke belakang.
  • Memasang tali pinggang memungkinkan beban berat didistribusikan lebih banyak lagi,
  • Kucing tas harus ringan.
  • Tas ransel Roler dengan roda di atasnya bisa lebih nyaman saat menaiki tangga, terutama bagi pelajar yang membawa barang-barang yang sangat berat.

2. Penggunaan Tas yang Nyaman:

  • Selalu gunakan dua sisi. Tas yang terlempar di salah satu bahu menyebabkan ketegangan pada otot-otot tertentu.
  • Kencangkan strap agar tas mendekati badan. Gantungan harus dengan cara menjaga tas di atas pinggang 5 cm.
  • Tas ransel harus ringan dan tidak melebihi 20% dari berat siswa.
  • Biasakan untuk menggunakan seluruh tas ransel. tempatkan yang berat dekat ke belakang dan di tengah.
  • Tas harus diperiksa setiap hari dan semua beban yang tidak dibutuhkan harus dibuang.
  • Saat membawa ransel, saat Anda mengambil sesuatu dari tanah, tekuk lutut dan jongkok, hindari mencondongkan tubuh ke depan.
  • Mereka yang harus membawa tas yang berat berguna untuk melakukan senam untuk menguatkan otot punggung dan pinggang.

3. Apa yang akan dilakukan keluarga:

  • Anak Anda harus disarankan untuk menceritakan tentang rasa sakit atau ketidaknyamanan apa pun. Rasa sakit ini tidak boleh diabaikan.
  • Hubungan antara sekolah dan keluarga itu penting, tanyakan apakah mereka perlu membawa beban seperti itu.