7 Tindakan Pencegahan Terhadap Kanker Prostat

Kanker prostat, salah satu kanker paling umum pada pria, memiliki faktor risiko yang tidak dapat diubah seperti usia, ras, dan efek genetik. Selain faktor risiko yang tidak dapat diubah, terdapat tindakan efektif yang dapat menurunkan risiko kanker prostat, mulai dari nutrisi hingga gaya hidup. Prof. Dr. Turhan Ça┼čkurlu memberikan informasi tentang tindakan yang harus diambil terhadap kanker prostat.

1 - Perisai merah

Likopen yang memberi warna pada buah merah seperti tomat, semangka, rosehip, jeruk bali merah muda dan pepaya merupakan antioksidan yang kuat. Selain meremajakan kulit, detoksifikasi dan ramah jantung, likopen bertindak sebagai perisai merah terhadap prostat. Penyerapan produk yang dimasak seperti saus tomat, sup, bubur dan pasta tomat lebih banyak, dan merupakan sumber likopen yang lebih baik. Karena tidak bisa disimpan di dalam tubuh, maka perlu mengonsumsi makanan yang mengandung likopen secara berkala.

2 - memuaskan dan melindungi

Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa Isoflavon, yang memiliki sifat anti-inflamasi, memberikan perlindungan terhadap kanker prostat. Kebanyakan produk kedelai adalah; Isoflavon yang terdapat pada produk seperti tahu, susu kedelai, tempe, miso, natto dan kecap kedelai yang dimasak difermentasi juga dapat diperoleh dengan mengkonsumsi buncis, kacang-kacangan dan lentil. Pada saat yang sama, penggunaan produk kedelai dalam jangka panjang dan berlebihan, yang merupakan sumber fitostrogen yang baik, harus dilakukan di bawah pengawasan dokter, tergantung pada status kesehatan orang tersebut.

3 - Jangan lewatkan brokoli dari meja Anda

Brokoli, yang memiliki fitokimia yang mengurangi stres oksidatif atau radikal bebas oksigen dalam tubuh, memiliki sifat perlindungan terhadap pembesaran prostat jinak dan kanker prostat. Selain brokoli yang mengandung sulforaphane, yang digunakan dalam pengobatan kanker prostat, kembang kol, kubis Brussel dan kubis harus ditambahkan ke dalam makanan.

4 - Jus delima dengan makanan

Jus buah delima, terutama jus delima, yang merupakan antioksidan yang baik, menjaga kadar PSA tetap terkendali dan memiliki sifat pelindung terhadap kanker prostat. Studi juga mengungkapkan bahwa senyawa yang disebut llagitan, yang ditemukan dalam buah delima, menghambat pertumbuhan pembuluh darah baru, yang diperlukan untuk memelihara tumor prostat.

5 - Bumbu ajaibnya adalah kunyit

Kunyit, salah satu bumbu masakan Asia yang sangat diperlukan, adalah pelindung yang hebat terhadap pembesaran prostat dan kanker prostat karena sifat anti-inflamasi serta zat kurkumin yang dikandungnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa kunyit memiliki hasil yang efektif dalam melawan sel kanker prostat, yang baik untuk pembesaran prostat dan peradangan yang berhubungan dengan prostatitis. Kunyit, yang efek peradangannya telah diketahui selama bertahun-tahun, bisa dikonsumsi sebagai bedak, tapi bisa juga ditambahkan ke makanan.

6. Jadikan olahraga sebagai bagian dari hidup Anda

Olahraga yang memiliki banyak efek positif pada kesehatan seperti kesehatan tulang, penyakit kardiovaskular, pengendalian berat badan dan manfaat psikologis, juga memberikan perlindungan dari penyakit prostat. Studi menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara teratur mengurangi kemungkinan berkembangnya kanker prostat. Mereka yang sedang dirawat karena kanker prostat; Perlu perhatian khusus untuk menjaga kekuatan dasar panggul yang baik untuk mengurangi efek samping pengobatan, meningkatkan buang air kecil dan fungsi seksual. Pada tahap ini, penting untuk memilih program latihan yang akan dipilih dengan berkonsultasi dengan dokter.

7 - Jangan abaikan pemeriksaan rutin Anda

Sangatlah tepat untuk memulai pemeriksaan rutin setelah usia 50 tahun untuk kanker prostat. Namun, orang dengan kanker prostat dalam keluarganya harus mulai mengontrolnya lebih awal. Setelah usia tersebut, tes PSA harus ditambahkan ke pemeriksaan kesehatan rutin pria. Interval kontrol menurut pemeriksaan dan nilai PSA harus ditentukan oleh dokter. Meskipun pemeriksaan prostat digital, PSA dan biopsi, kanker tidak dapat didiagnosis, tetapi jika kecurigaan berlanjut, penanda tumor yang berbeda diselidiki dalam darah, jaringan prostat dan urin. Baru-baru ini, pencitraan MR prostat membantu diagnosis.