Bersihkan Kulit Anda Saat Hamil

Bintik-bintik kulit, jerawat dan retakan tubuh adalah beberapa situasi paling menjengkelkan yang dihadapi ibu hamil selama kehamilan. Perubahan pada kulit akibat perubahan kadar hormon dan penambahan berat badan menjadi penyebab kecemasan bagi ibu hamil. Anda perlu lebih memperhatikan kesehatan kulit Anda agar tetap damai dengan cermin saat kegembiraan lahir bayi Anda sedang mengaduk. Spesialis dari Departemen Dermatologi Rumah Sakit Memorial Antalya. Dr. Lütfiye Çoban memberikan informasi tentang kesehatan dan perawatan kulit selama kehamilan.

Perubahan warna dan flek pada kulit perlu dilindungi dari sinar matahari.

Salah satu masalah kulit yang paling umum selama kehamilan adalah perubahan warna yang terlihat pada kulit. Bintik-bintik di dahi, hidung, pipi dan dagu biasanya hilang setelah lahir. Krim dengan faktor perlindungan tinggi harus lebih disukai untuk mencegah bintik-bintik yang disebabkan oleh sinar matahari dan hormon yang dikeluarkan selama kehamilan.

Perubahan keseimbangan hormonal menyebabkan munculnya jerawat

Apalagi pada ibu hamil dengan kulit berminyak dan rawan berjerawat, peningkatan jerawat bisa terlihat karena efek hormonal. Selama kehamilan, perawatan jerawat diunggulkan. Karena beberapa obat jerawat (bisa dalam bentuk tablet, kapsul atau krim) memiliki efek samping yang signifikan pada bayi, pengobatan jerawat tidak boleh digunakan kecuali atas rekomendasi dokter kulit selama periode ini.

Kehamilan dan stretch mark

Masalah kulit lain yang sering dikeluhkan wanita selama kehamilan adalah stretch mark. Retak akibat peregangan di perut, pinggul, dan payudara juga bisa menyebabkan rasa gatal. Retakan pada kulit mungkin tidak terlihat pada semua ibu hamil karena terkait dengan karakteristik genetik orang tersebut. Walaupun penggunaan minyak pelembab, krim atau lotion belum terbukti dapat mencegah pembentukan retak, namun disarankan untuk digunakan karena dapat mengurangi rasa sesak dan gatal.

Penting untuk dilindungi dari varises selama kehamilan

Keseimbangan hormonal ibu hamil berubah. Peningkatan hormon estrogen menyebabkan pembuluh membesar. Dengan bertambahnya berat badan, pembentukan varises dipicu. Agar tidak mengalami gambar yang tidak menyenangkan dan memiliki sirkulasi darah yang sehat, perawatan harus dilakukan untuk tidak berdiri dalam waktu lama. Olahraga ringan setiap hari dan jalan kaki akan membantu melancarkan sirkulasi darah. Menjaga kaki tetap tegak saat istirahat juga disarankan sebagai metode yang membantu sirkulasi darah dan mencegah varises.