10 Cara Untuk Tetap Bersahabat Dengan Kesehatan Kulit Anda Saat Memakai Riasan

Merupakan impian setiap wanita untuk tampil cantik dan terawat. Untuk alasan ini, produk perawatan pribadi dan sebagian besar bahan make-up digunakan. Namun, riasan yang tidak disadari saja tidak cukup untuk membuat wanita terlihat cantik; Ini juga dapat menyebabkan banyak efek negatif pada kesehatan kulit. Spesialis dari Departemen Dermatologi Memorial Etiler Medical Center memberikan informasi tentang efek berbahaya dari make-up yang tidak disadari pada kulit dan memberikan rekomendasi untuk perlindungan kesehatan kulit kepada mereka yang sering melakukan make up.

Seperti diketahui, efek samping terbesar bahan make-up adalah reaksi alergi. Terutama bahan alas bedak, bedak dan bahan headlight yang diaplikasikan pada wajah merupakan bahan yang lebih menyebabkan alergi. Apa yang harus dilakukan untuk menghindari risiko ini?

1- Uji riasan terlebih dahulu

Berguna untuk membeli dan menggunakan produk uji sebelum membeli produk ini. Jika suatu produk tidak menyebabkan reaksi alergi setelah 72 jam, kecil kemungkinannya alergi akan berkembang di hari-hari berikutnya, tetapi mungkin masih terjadi. Terutama mereka yang memiliki kulit sensitif harus berhati-hati.

2- Jangan tidur dengan riasan

Produk yang diaplikasikan tidak boleh menempel di wajah untuk waktu yang lama. Apalagi saat berbaring, harus dicuci dengan sabun dan harus dioleskan pelembab. Untuk menghindari reaksi tersebut, tidak mengaplikasikan make-up berlebihan, membersihkan dan melembabkan kulit sebelum menggunakan produk make up juga menjadi aturan yang harus diikuti.

3- Riasan yang salah menyebabkan jerawat dan komedo

Salah satu efek samping paling penting dari make-up adalah komedo. Bagian terbesar dalam pembentukan kedua komedo terbuka yang dikenal sebagai "komedo" dan "titik putih" yang dikenal sebagai "komedo tertutup" adalah bahan riasan yang digunakan secara tidak sadar. Ketika orang tersebut menggunakan produk yang tidak sesuai dengan jenis kulitnya, pori-porinya tersumbat, minyak yang menumpuk di pori-pori yang tersumbat tersebut menyebabkan timbulnya jerawat atau komedo di wajah. Perlu diketahui jenis kulitnya dengan baik, jika ia memiliki kulit kering, gunakan produk yang berminyak, jika ia memiliki kulit berminyak, gunakan produk yang water based atau mattifying dan oil-absorbing. Cara terbaik adalah menggunakan produk yang dibeli dengan mengikuti rekomendasi profesional.

4- Setelah kulit Anda menyerap pelembab, lakukan riasan

Ada juga aturan yang harus diperhatikan dalam penggunaan produk pewarna seperti blush on, eyeshadow, maskara, lipstik dan produk lainnya. Bahan riasan yang akan diaplikasikan segera setelah pelembab dioleskan pada wajah menimbulkan gambar yang tidak menyenangkan pada kulit. Oleh karena itu, perlu menunggu pelembab meresap. Hal penting lainnya tentang make-up adalah lipstik yang berlebihan dan berbahan dasar air terkadang menyebabkan bibir pecah-pecah dan kering. Untuk mencegah hal ini, baik pelembab berbahan dasar minyak atau lipstik berbahan dasar minyak harus digunakan.

5- Berhati-hatilah dengan produk yang dijual dengan nama "herbal".

Maskara dan eyeshadow adalah penyebab terpenting dari reaksi alergi pada wajah. Reaksi terhadap satu produk juga dapat berkembang terhadap produk lain. Ini menandakan bahwa kulit memiliki toleransi yang rendah. Beberapa orang dengan kulit sensitif mungkin tidak dapat menggunakan produk riasan sepanjang hidup mereka. Reaksi alergi dapat berkembang bahkan terhadap produk yang dipasarkan dengan judul produk alami, mineral, atau herbal. Seringkali, tes alergi juga menunjukkan bahwa orang tidak toleran dalam hal ini.

6- Kulit yang tidak dibersihkan dengan baik bisa cepat kusut

Salah satu kesalahan paling umum adalah riasan tidak dibersihkan. Produk make-up yang tertinggal di kulit menyebabkan penebalan kulit, kerutan dini, pembesaran pori-pori, dan perubahan warna kulit kusam dan tidak homogen. Oleh karena itu, melepas make up dengan produk yang sesuai merupakan suatu keharusan bagi yang ingin merias wajah.

7- Jangan gunakan riasan teman Anda

Merupakan aturan paling penting untuk berhati-hati agar tidak menggunakan produk make-up orang lain. Dengan cara ini, ada penyebaran agen penular pribadi dari orang ke orang. Apalagi jika orang tersebut memiliki luka terbuka, risiko penularannya meningkat. Selain kosmetik, penggunaan bahan-bahan seperti sikat, kapas dan spons yang umum digunakan untuk mengaplikasikan kosmetik oleh lebih dari satu orang merupakan masalah besar dalam hal penyebaran mikroba antar pribadi.

8- Cuci tangan Anda sebelum merias wajah.

Tangan harus dicuci sebelum kosmetik dioleskan, dan kulit yang akan diaplikasikan harus bersih. Peralatan aplikasi harus sekali pakai jika memungkinkan, dan sikat harus dibersihkan dan sering diganti.

9- Simpan riasan Anda dengan benar

Produk harus diterapkan sesuai dengan petunjuk penggunaan, penutupnya harus ditutup rapat, tidak boleh disimpan di lingkungan yang panas (terutama di dalam kendaraan), dan produk yang sudah kadaluwarsa harus dibuang. Produk yang terkena sinar matahari dan panas kehilangan zat pelindungnya. Ini mengurangi waktu penggunaan produk. Ini menyebabkan kerusakan dini dan pertumbuhan bakteri.

10- Jangan menutupi luka kulit Anda dengan make-up.

Jika terdapat kondisi seperti luka, lecet, infeksi, eksim yang mengganggu keutuhan kulit maka perlu dihindari penggunaan riasan pada area tersebut. Jika tidak, infeksi dapat berkembang atau masalahnya akan menjadi lebih parah.