Rekomendasi karantina untuk pasien coronavirus

Tes Covid 19 Anda positif, tetapi gejala Anda sangat ringan atau Anda merasa sangat sehat. Jadi apa yang harus Anda lakukan dalam situasi ini? Para ahli menyatakan bahwa pasien yang akan menjalani proses karantina di rumah harus mengikuti beberapa aturan untuk menghindari risiko bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Prof. Dr. Sibel GündeĊŸ memberikan saran-saran penting tentang masalah ini.

Jika Anda memiliki virus corona ringan atau tanpa gejala ...

Covid 19, yang dapat timbul dengan keluhan seperti demam tinggi, batuk kering, sesak nafas, badan pegal-pegal, kelelahan, ketidakmampuan untuk mengecap dan mencium, kadang bisa saja mempunyai perjalanan yang sangat ringan dan pada beberapa kasus tidak menunjukkan gejala apapun. Dalam hal ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter tanpa panik. Jika hasilnya positif saat pemeriksaan atau tes yang diperlukan dilakukan; Evaluasi dibuat oleh para ahli dan rencana perawatan diputuskan. Pertama-tama, usia orang tersebut dan apakah dia menderita penyakit kronis merupakan kriteria yang sangat penting. Fakta bahwa individu tersebut berusia lebih dari 60 tahun atau adanya masalah yang berkaitan dengan kanker, jantung, paru-paru, ginjal, hati, sistem pencernaan atau sistem endokrin mengubah peta jalan pengobatan. Namun, jika tidak ada masalah dalam hal ini dan penyakit tersebut tidak memerlukan perawatan rawat inap, sebaiknya proses karantina di rumah dilanjutkan.

Perlindungan anggota keluarga sangat penting

Anggota keluarga, kolega, dan kerabat dekat dari individu positif Covid 19 juga berisiko baik dalam status hubungan sebelumnya maupun proses selanjutnya. Pertama-tama, penting untuk memberikan informasi tentang subjek kepada orang yang baru saja dihubungi pasien. Mereka juga dapat mencegah kemungkinan masalah dan penyebaran penyakit dengan mengamati kondisi mereka sendiri atau melakukan pemeriksaan. Selain itu, anggota keluarga juga harus diuji. Perhatian harus diberikan jika ada anggota lanjut usia atau orang dengan penyakit kronis dalam keluarga, dan jika mungkin, mereka tidak boleh tinggal di rumah yang sama.

Lepaskan topeng Anda hanya saat sendirian

Kamar orang yang akan menjalani proses karantina di rumah harus dipesan terlebih dahulu. Jika memungkinkan, lebih baik tidak berbagi toilet dan kamar mandi. Perawatan harus dilakukan agar tidak berada di lingkungan yang sama dengan rumah tangga. Mobilitas di dalam rumah harus dibatasi, jika ditemui di dalam rumah, jarak antar keduanya harus minimal 2 meter. Penting bagi setiap orang di rumah untuk memakai masker. Orang yang merawat orang sakit bisa memakai masker N95. Orang yang positif Covid-19 hanya bisa melepas topengnya saat sendirian. Selama periode ini, pengunjung tidak boleh diterima di rumah tersebut.

Pembersihan rumah dan kebersihan pribadi sangat penting

Setiap barang dan bahan yang akan disentuh, digunakan, dan dimakan oleh orang yang sakit pada siang hari harus dipisahkan. Rumah harus dibersihkan dan diberi ventilasi secara teratur. Sakelar, gagang pintu dan jendela, khususnya, harus sering didesinfeksi. Setiap individu dalam rumah tangga harus mencuci tangan secara teratur dan memperhatikan kebersihan diri. Tisu sekali pakai harus lebih disukai saat batuk dan bersin. Kehati-hatian harus diberikan saat membuang bahan seperti masker dan sapu tangan, dan harus dibungkus dengan dua lapis tas.

Manfaatkan kekuatan penyembuhan vitamin dan mineral

Pasien dan kerabatnya harus diberi makan dengan makanan yang kaya antioksidan, vitamin dan mineral. Nutrisi yang benar dan memadai adalah poin terpenting dalam hal menjaga kesehatan secara umum. Berdasarkan studi ilmiah tentang Covid-19, 3 elemen utama menonjol dalam pengobatan pendukung. Vitamin C, seng, dan vitamin D dapat dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai di bawah pengawasan dokter. Selain semua ini, banyak air harus dikonsumsi pada siang hari. Pasien harus istirahat, dan waktu yang cukup serta kualitas tidur sangat penting.

Berpikir positif dan perhatian yang benar mengubah covidi menjadi negatif

Orang yang positif COVID-19 harus memiliki pandangan yang positif selama ini. Ini adalah kesempatan penting bahwa penyakit tidak berkembang perlahan dan orang tersebut harus menjaga dirinya sendiri dengan baik dan menghindari stres dan kecemasan. Misalnya, panggilan video dapat dilakukan dengan anggota keluarga meskipun mereka berada di rumah yang sama. Bantuan dapat diambil dari latihan pernapasan dan relaksasi di siang hari. Orang tersebut dapat menyelesaikan buku-buku yang belum sempat dia baca, dan menemukan film dan musik baru. Dengan kata lain, penting untuk mencoba melewati proses ini dengan cara yang paling efisien.

Pasien tidak boleh berhenti minum obat jika dianjurkan, mengamati perubahan kondisinya, dan berkomunikasi dengan dokternya. Proses ini harus berlanjut sampai hasil tes orang yang sakit menjadi negatif. Kerabat pasien Covid juga harus mencoba melindungi diri mereka sendiri dan orang yang mereka cintai dengan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan tanpa menjadi stres.