Periode Kehamilan yang Sehat dan Nyaman dalam 8 Langkah

Beberapa saran agar ibu hamil dapat menjalani proses kehamilan yang nyaman dan berkualitas serta persalinan yang sehat. Perubahan gaya hidup, aturan makan sehat dan aktivitas fisik yang memadai, yang menjadi penting dalam proses ini, penting bagi kesehatan ibu dan bayi. Departemen Ginekologi dan Obstetri Rumah Sakit Memorial Kayseri Op. Dr. Özgüç Altun memberikan 8 peringatan kepada calon ibu agar masa kehamilannya sehat.

  1. Perhatikan penambahan berat badan

Pengendalian berat badan adalah salah satu masalah terpenting yang harus dipertimbangkan selama kehamilan. Ibu hamil dengan berat badan normal harus menambah berat badan rata-rata 9-13 kilogram selama kehamilan. Untuk ibu hamil yang hamil dengan berat badan rendah, nilai toleransi tertinggi adalah 18 kg. Sebaliknya, orang yang kelebihan berat badan harus memiliki berat badan kurang dari 9 kilogram selama kehamilan.

  1. Kebiasaan makan anti mual harus diusahakan

Mual, muntah, dan kepekaan terhadap bau merupakan keluhan umum di lebih dari separuh ibu hamil. Kepekaan ini lebih banyak dialami dalam 3 bulan pertama kehamilan. Kerupuk asin yang akan disimpan di samping tempat tidur dapat dikonsumsi sebagai camilan segera setelah Anda bangun pagi. Selain itu, bangun dari tempat tidur dengan gerakan lambat, sering menyelesaikan porsi makan namun kecil, mengurangi konsumsi teh dan kopi, serta memilih makanan berprotein ringan di malam hari akan mengurangi masalah ini.

  1. Olahraga teratur harus dilakukan

Pada ibu hamil yang rutin berolahraga; Ada penelitian yang menunjukkan bahwa risiko keracunan kehamilan, diabetes, serta nyeri punggung dan punggung bawah berkurang. Latihan yang tidak berat dan tidak melebihi 30 menit pada bulan-bulan terakhir kehamilan akan bermanfaat dalam hal menyelesaikan proses persalinan dengan lebih nyaman. Latihan fisik yang berat, berdiri lama dan tempo kerja yang intens harus dihindari. Mendukung otot punggung dengan latihan ringan dan meningkatkan asupan cairan penting untuk mengurangi nyeri.

  1. Sebaiknya tidak duduk diam untuk waktu yang lama

Ibu hamil yang akan melakukan perjalanan dengan mobil atau pesawat sebaiknya tidak menghabiskan waktu dengan posisi duduk dalam waktu yang lama. Maksimal 6 jam perjalanan harus dilakukan setiap hari, istirahat harus dilakukan setiap 2 jam selama perjalanan, dan langkah 10 menit harus dilakukan untuk memperlancar peredaran darah. Penting juga bagi ibu hamil untuk memilih pakaian yang memudahkan pergerakan. Menggunakan sepatu datar dan tanpa hak lebih bermanfaat baik untuk kesehatan maupun kenyamanan.

  1. Merokok tidak boleh digunakan dan lingkungan merokok harus dihindari.

Dengan menyebabkan penyempitan pembuluh tali pusat, merokok akan mengurangi aliran darah ke bayi dan menyebabkan keterlambatan pertumbuhan pada bayi. Alkohol yang dikonsumsi dalam jumlah banyak selama kehamilan dapat menyebabkan gangguan fisik dan mental pada bayi. Oleh karena itu, ibu hamil harus menjauhi kebiasaan berbahaya tersebut selama dan setelah kehamilan.

6. Penggunaan obat dan pemeriksaan radiologi harus dilakukan dengan anjuran dokter.

Ibu hamil sebaiknya tidak menggunakan obat apapun selain anjuran dokter, terutama pada trimester pertama kehamilan. Asupan obat yang tidak disadari dapat menyebabkan masalah yang tidak dapat diubah pada ibu dan bayi. Bila perlu, wanita hamil juga bisa divaksinasi dan ini bisa menyelamatkan nyawa. Jika tidak perlu, ibu hamil dianjurkan untuk tidak melakukan prosedur yang melibatkan radiasi. Namun, bila perlu perawatan gigi dan suntikan diagnostik, prosedur harus dilakukan dengan melindungi area perut ibu untuk meminimalkan kerusakan pada bayi. Karena jumlah radiasi akan direncanakan dengan dosis yang sesuai untuk wanita hamil, ibu hamil tidak perlu mengkhawatirkan proses ini.

  1. Tindakan pencegahan harus dilakukan terhadap hidung dan gusi berdarah dan mulas

Dengan pengaruh hormon pada kehamilan, otot perut dan kerongkongan menjadi rileks, dan keluhan seperti mulas terjadi terutama pada bulan-bulan terakhir kehamilan. Perubahan pola makan dan perawatan medis akan bermanfaat untuk mencegah masalah ini. Selain itu, setelah 4 bulan pertama kehamilan, gusi dan mimisan dapat terlihat akibat pengaruh hormon. Usai makan gigi harus disikat, bila terjadi peradangan pada gusi harus dikumur dengan air jeruk nipis asin.

  1. Makanan berserat harus dikonsumsi untuk melawan sembelit dan wasir.

Masalah seperti sembelit dan wasir diamati karena perlambatan buang air besar selama kehamilan dan beberapa obat-obatan. Kedua masalah ini biasanya hilang secara spontan setelah kehamilan. Sebagai tindakan pencegahan, makanan berserat tinggi harus dikonsumsi, dan perhatian harus diberikan pada asupan cairan, dan tetap dalam posisi duduk untuk waktu yang lama harus dihindari. Rahim yang mulai tumbuh pada bulan-bulan pertama kehamilan memberikan tekanan pada kandung kemih dan dalam tiga bulan terakhir masalah inkontinensia urin dapat terjadi karena pertumbuhan kepala bayi. Jika masalah ini dipertanyakan, perawatan medis dan cairan harus diberikan kepada ibu hamil di bawah pengawasan dokter.